Close Menu
Ekosastra

    SUBSCRIBE

    Dapatkan Berita Terbaru Kami

    What's Hot

    Campus Musical Show: Mahasiswa Mayor Vokal UNIMED Gelar Ujian Akhir

    June 4, 2026

    Warga Antusias Ikuti Pilkades di TPS VI Jl. Bandar Labuhan, Tanjung Morawa

    June 3, 2026

    Harga Cabai Merah di Pasar Kampung Lalang Menurun, Penjual Mulai Gelisah

    June 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ekosastra
    • Home
    • Tentang
    • Etnoekologi
      • Artikel/opini
      • Bahasa sastra dan komunikasi
    • Pelestarian Lokal
      • Berita/Reportase
      • Berita Video
    • Sastra
      • Cerpen/Cerita rakyat
      • Lagu daerah
      • Puisi
      • Tradisi
    • Ulasan
      • Book review
      • Journal Review
    • Mitra
    • Kontak
    • Tim
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ekosastra
    Home » Harga Cabai Merah di Pasar Kampung Lalang Menurun, Penjual Mulai Gelisah
    Berita/Reportase

    Harga Cabai Merah di Pasar Kampung Lalang Menurun, Penjual Mulai Gelisah

    Pembeli Diuntungkan, Pedagang Khawatir Kerugian
    PesertaBy PesertaJune 3, 20261 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    MEDAN, Harga cabai merah di Pasar Kampung Lalang, Medan, dilaporkan mengalami penurunan pada hari Selasa (3/6/2026). Dari harga sebelumnya Rp43.000 per kilogram, kini harga tersebut turun menjadi Rp30.000 per kilogram. Penurunan ini sangat dirasakan oleh para pembeli yang merasa lebih lega saat berbelanja, sementara itu para pedagang berharap harga dapat kembali stabil dalam waktu dekat.

    Dideretan area penjualan cabai Pasar Kampung Lalang, terlihat banyak tumpukan cabai merah yang memenuhi meja-meja pedagang. Pasokan yang melimpah dianggap sebagai salah satu faktor penyebab penurunan harga cabai dari Rp43.000 menjadi Rp30.000 per kilogram dalam beberapa hari terakhir.

    Di sisi lain, para pedagang menyatakan bahwa kondisi ini perlu diperhatikan. Jika harga terus menurun dan pasokan tetap masuk, mereka takut cabai tidak terjual habis dan akhirnya akan terbuang tanpa guna.

    Kondisi harga cabai memang sering naik turun mengikuti musim panen serta keadaan di area penghasil. Baik warga maupun pedagang berharap harga dapat berada pada tingkat yang seimbang, yaitu tidak terlalu tinggi bagi pembeli dan tidak terlalu rendah bagi penjual maupun petani.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Peserta

      Related Posts

      Berita/Reportase June 3, 2026

      Warga Antusias Ikuti Pilkades di TPS VI Jl. Bandar Labuhan, Tanjung Morawa

      Bahasa sastra dan komunikasi June 3, 2026

      Usai Ujian Akhir Tari Nusantara, Mahasiswa Seni Tari UNIMED Abadikan Momen Kebersamaan

      Berita/Reportase June 3, 2026

      Dari Terik ke Badai: Medan Hadapi Perubahan Cuaca Ekstrem dalam Sehari

      Berita/Reportase June 3, 2026

      Polrestabes Medan Amankan Ratusan Sepeda Motor, Korban Kehilangan Tak Temukan Kendaraannya

      Berita/Reportase May 30, 2026

      Sejumlah Wilayah di Sumatera Mengalami Pemadaman Listrik, Aktivitas Masyarakat Terdampak

      Berita/Reportase March 13, 2025

      Sumatera Utara di Ambang Krisis Lingkungan: Akankah Kita Hanya Diam?

      Leave A Reply Cancel Reply

      Demo
      Jangan Lewatkan
      Uncategorized June 4, 2026

      Campus Musical Show: Mahasiswa Mayor Vokal UNIMED Gelar Ujian Akhir

      MEDAN⸻ Suasana di Pendopo FBS Universitas Negeri Medan (UNIMED) berubah riuh dan penuh semangat pada…

      Warga Antusias Ikuti Pilkades di TPS VI Jl. Bandar Labuhan, Tanjung Morawa

      June 3, 2026

      Harga Cabai Merah di Pasar Kampung Lalang Menurun, Penjual Mulai Gelisah

      June 3, 2026

      Usai Ujian Akhir Tari Nusantara, Mahasiswa Seni Tari UNIMED Abadikan Momen Kebersamaan

      June 3, 2026
      Subscribe

      SUBSCRIBE

      Dapatkan Berita Terbaru Kami

      Tetap terhubung
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • Telegram
      • WhatsApp
      Tentang Kami
      Tentang Kami

      Media Komunikasi Sastra Berbasis Etnoekologi adalah platform digital untuk melestarikan sastra dan kearifan lokal Sumatera Utara. Menyajikan cerita rakyat, puisi, lagu tradisional, serta nilai budaya yang mendukung pelestarian lingkungan dan tradisi.

      Facebook Instagram Pinterest WhatsApp
      Berita Terbaru

      Campus Musical Show: Mahasiswa Mayor Vokal UNIMED Gelar Ujian Akhir

      June 4, 2026

      Warga Antusias Ikuti Pilkades di TPS VI Jl. Bandar Labuhan, Tanjung Morawa

      June 3, 2026

      Harga Cabai Merah di Pasar Kampung Lalang Menurun, Penjual Mulai Gelisah

      June 3, 2026
      Kontak Kami

      Alamat :

      Email :

      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Home
      • Buy Now
      © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.