“Cuaca ekstrem berupa hujan deras,angin kencang dan petir yang menggelegar mengiringi jalannya proses Mariaraja, namun acara tetap berlangsung.”
Medan, Kapten Muslim Jln.Perkutut, Rabu 3 juni 2026 – Hujan deras yang disertai angin kencang dan petir mengiringi pelaksanaan acara Mariaraja di rumah duka pada Rabu malam. Meski lokasi acara sempat tergenang air, keluarga dan masyarakat tetap bertahan untuk mengikuti rangkaian prosesi Mariaraja sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum.
Mariaraja atau Ria-Raja merupakan salah satu tahapan dalam adat Batak yang dilaksanakan menjelang acara adat kematian. Prosesi ini menjadi momen berkumpulnya keluarga besar, kerabat, dan tokoh adat untuk bermusyawarah serta mempersiapkan rangkaian acara adat selanjutnya.
Sejak pukul 19.15 WIB cuaca masih dalam kondisi normal. Menjelang pukul 20.00 WIB, masyarakat dan kerabat mulai berdatangan untuk menghadiri acara Mariaraja. Namun, sekitar pukul 20.20 WIB hujan turun dengan deras disertai angin kencang dan petir yang menggelegar berulang kali.

Akibat hujan yang terus mengguyur, area sekitar rumah duka dipenuhi genangan air. Sebagian masyarakat memilih tetap berada di lokasi acara, sementara sebagian lainnya berpindah ke tempat yang lebih aman untuk menghindari terpaan angin dan hujan.
Meskipun cuaca kurang bersahabat, acara Mariaraja tetap berlangsung dengan baik. Keluarga dan masyarakat yang hadir tetap mengikuti jalannya prosesi hingga selesai sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Dampak hujan deras juga dirasakan masyarakat setelah acara Mariaraja selesai. Sekitar pukul 21.00 WIB, dua peserta acara berinisial TS dan AS yang hendak pulang mengaku mengalami kesulitan akibat banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan. Sepanjang perjalanan, genangan air cukup tinggi sehingga kendaraan yang mereka gunakan hampir mogok.
“Kami melihat banyak sepeda motor yang mengalami mogok karena banjir. Air menggenangi beberapa titik jalan sehingga pengendara harus ekstra hati-hati,” ujar TS.
Hingga tiba di kawasan Gaperta sekitar pukul 21.10 WIB, kondisi banjir masih terlihat di beberapa ruas jalan. Genangan air yang belum surut menyebabkan arus lalu lintas berjalan lebih lambat dibandingkan biasanya. Meski demikian, para pengendara tetap berupaya melanjutkan perjalanan dengan berhati-hati di tengah cuaca yang masih kurang bersahabat.

